PERPUSTAKAAN NASIONAL MELAKUKAN SURVEILANS AKREDITASI KE UPT PERPUSTAKAAN UNHAN RI

  27 September 2022 | 14:34:11   -   Post By : Admin Perpustakaan


Sebagai bentuk pemeliharaan dan pengawasan berkala terhadap perpustakaan yang sudah pernah diakreditasi Perpustakaan Nasional melakukan Surveilans Akreditasi di Perpustakaan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) di Kampus Utama, Lantai 2 Gedung Bali Perpustakaan, Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) Kawasan IPSC Sentul, Kabupaten, Bogor, Jawa Barat, Kamis 15 September 2022 yang lalu.

Berdasarkan Surat Tugas Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nomor: 4711/4/PPM.02/IX.2022 tanggal 7 September 2022 tentang melaksanakan tugas sebagai Tim Akreditasi Perpustakaan, pada 15 September 2022 di Wilayah Propinsi Jawa Barat dalam hal ini Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Unhan RI. Tim Akreditasi Perpustakaan Nasional terdiri dari Drs. Tisyo Haryono, MLS dan Ibu Anggun Kusumah Tri Utami, S.IP dengan jabatan kedua personel tersebut sebagai Asesor Akreditasi Perpustakaan dari Perustakaan Nasional RI. Tim tersebut berkunjung ke UPT Perpustakaan Unhan RI dalam rangka melaksanakan Surveilans Akreditasi Perpustakaan. Tim di dampingi perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten Bogor, Andri dari Kota Bogor, dan Edy Suryanto Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Bogor. Tim Surveilans Akreditasi Perpustakaan Nasional RI tersebut diterima oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Kolonel Sus Drs. Ernes Dj. Fambrene, M.Han beserta Staf di Ruang Rapat Perpustakaan Unhan RI.

Tujuan dilakukannya Surveilans Akreditasi ini, adalah memantau dan memastikan perpustakaan yang telah diakreditasi tetap melakukan kegiatan sesuai dengan persyaratan dan prosedur dalam skema akreditasi perpustakaan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, pasal 9 ayat 1-3. Pasal tersebut menyatakan bahwa setiap penyelenggara perpustakaan wajib berpedoman pada Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Oleh karena itu, Perpustakaan Nasional RI melalui Direktorat Standariasi dan Akreditasi telah melakukan akreditasi terhadap Perpustakaan Unhan RI.

Drs. Tisyo Haryono, MLS dalam sambutannya menjelaskan tujuan dilakukan Surveilans Akreditasi Perpustakaan adalah untuk melihat dan mengetahui sejauhmana Perpustakaan Unhan RI, yang telah terakreditasi “A” pada tahun 2020 dalam perkembangannya selama 2 tahun (2020 sd 2022) dan untuk mengetahui sejauhmana rekomendasi yang diberikan Tim Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional RI ditindak lanjuti. Adapun rekomendasi yang diberikan itu merupakan upaya untuk melakukan peningkatkan baik dalam layanan maupun peningkatan Sumber Daya Manusia dan unsur lainnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa kehadiran Tim disini, bukan untuk datang sebagai Tim Asesor dan kehadiran tersebut dalam penilaian tidak akan mempengaruhi terhadap akreditasi yang sudah dicapai. Bahwa Surveilans ini dilakukan oleh Perpustakaan Nasional RI dengan tujuan untuk melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap perpustakaan di Indonesia, termasuk Perpustakaan Universitas Pertahanan RI.

Kegiatan Surveilans dilaksanakan dengan beberapa pertanyaan mengenai perkembangan rekomendasi yang disampaikan oleh asesor akreditasi pada saat pelaksanaan akreditasi. Beberapa perkembangan rekomendasi tersebut antara lain sebagai berikut:

  1. Perlu menertibkan urutan jarak buku di rak, serta mengelola koleksi khusus secara lengkap. Usulan rekomendasi tersebut sudah dilaksanakan dengan melakukan penyusunan ulang rak buku sehingga memudahkan pemustaka dalam melakukan penelusuran informasi.
  1. Perlu meletakkan rak display buku baru pada posisi yang banyak dilalui orang dan strategis. Usulan rekomendasi tersebut sudah dilaksanakan dengan melakukan pemindahan meja staf dan lokasi rak display buku-buku baru ke tempat yang lebih strategis dan mudah dilihat oleh pemustaka yang berkunjung ke perpustakaan.
  1. Perlu meningkatkan transaksi peminjaman, mengembangkan layanan ekstensi, menyusun katalog induk dan majalah berdasarkan subjek dan lokasi, serta memperhatikan koleksi majalah terjilid. Usulan rekomendasi tersebut sudah dilaksanakan dengan pembuatan database kendali bahan pustaka Perpustakaan Unhan RI yang mencakup seluruh koleksi bahan pustaka yang dimiliki.
  1. Perlu menambah jumlah tenaga perpustakaan berlatar pendidikan perpustakaan, serta mengikutkan pustakawan dalam uji sertifikasi profesi pustakawan. Usulan rekomendasi tersebut sudah dilaksanakan dengan melakukan penambahan julmah personel perpustakaan. Selain itu, pustakawan juga telah melakukan pendaftaran untuk mengikuti sertifikasi pustakawan yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI dan Lembaga Sertifikasi Profesi Pustakawan.
  1. Perlu membuat program kerja perpustakaan terpisah dari program kerja universitas, serta meningkatkan alokasi anggaran perpustakaan dari anggaran perguruan tinggi. Usulan rekomendasi tersebut sudah dilaksanakan dengan pengalokasian anggaran perpustakaan untuk melaksanakan program-program kerja perpustakaan.
  1. Perlu meningkatkan karya inovatif dan keunikan, meningkatkan prestasi perpustakaan dan pustakawan di bidang perpustakaan, serta membuat survei/kajian/karya tulis ilmiah dengan obyek perpustakaan Unhan. Usulan rekomendasi tersebut sudah dilaksanakan dengan membuat beberapa inovasi layanan seperti instalasi Institutional Repository, Layanan One Click Service, Virtual Library Tour, dan Pojok Pertahanan di Perpustakaan Unhan RI Kampus Satelit Jl. Salemba Raya No. 14 Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

 

Diakhir sambutan Drs. Tisyo Haryono, MLS mengatakan hasil visitasi Surveilans Akreditasi oleh Perpustakaan Nasional RI yang dilakukan tim asesor terhadap Perpustakaan Unhan RI meliputi 6 komponen terdiri dari: Koleksi perpustakaan, Sarana prasarana, Layanan, Tenaga, Pengelolaan, dan Penguat.

Selain hal tersebut, Kepala UPT Perpustakaan Unhan RI juga menyampaikan kemajuan dan perkembangan lain yang berhasil dicapai. setelah terakreditasi. Beberapa perkembangan perpustakaan yang disampaikan antara lain sebagai berikut:

  1. Unsur Komponen Koleksi Perpustakaan.
     
  1. Koleksi bahan pustaka pada tahun 2020 berjumlah 10.177 judul atau 15.255 eksemplar. Hingga tahun 2022 menjadi 11.017 judul atau 18.227 eksemplar. Dalam dua tahun telah dilaksanakan pengembangan koleksi bahan pustaka sebanyak 840 judul buku atau 2972 eksemplar.
  1. Telah dilaksanakan upaya penambahan koleksi database jurnal eletronik yang dilanggan pada tahun 2022, diantaranya adalah Springer Nature, Emerald Publishing, Oxford University Press, Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), American Society of Civil Engineers (ASCE), American Chemical Society (ACS), dan Database E-Book dari IG Publishing.
  1. Mengembangkan Perpustakaan di Fakultas Logistik Militer, Politeknik Ben Mboi Unhan RI, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Perkembangan koleksi bahan pustaka tersebut antara lain terdiri dari:
     
  1. Buku pengadaan perpustakaan sejumlah 175 judul atau 3459 eksemplar.
     
  1. Buku sumbangan siap layan dari Perpustakaan Nasional RI sejumlah 500 judul atau 2000 eksemplar.
     
  1. Buku sumbangan dari Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Lotharia Latif. Penyerahan buku sumbangan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan kuliah umum dengan pemateri Irjen Pol Lotharia Latif. Beberapa buku tersebut terdiri dari karya-karya mantan Kapolri, Jenderal Polisi (Purn) H. Muhammad Tito Karnavian dan Brigjen Pol Chryshnanda Dwilaksana. Buku-buku tersebut mengulas tentang paradigma pemolisian era demokrasi di Indonesia.
     
  1. Unsur Komponen Sarana dan Prasarana.
    Sarana dan prasarana yang dikembangkan oleh Perpustakaan Unhan RI antara lain sebagai berikut:
  2. Melaksanakan penambahan layanan perpustakaan di Unhan RI Kampus Satelit Jl. Salemba Raya No. 14 Jakarta Pusat, DKI Jakarta.
  3. Menambah personal computer untuk keperluan absensi kehadiran pemustaka.
     
  1. Unsur Komponen Pelayanan Perpustakaan.

Penambahan layanan di Perpustakaan Unhan RI antara lain sebagai berikut:

  1. Institutional Repository, yaitu local content database perpustakaan perguruan tinggi sangat bermanfaat bagi institusi perguruan tinggi itu sendiri. Pengelolaan informasi melalui repository perpustakaan dikhususkan pada koleksi bahan pustaka berbasis digital atau elektronik yang tidak dipublikasikan secara umum seperti hasil penelitian dosen maupun karya ilmiah mahasiswa berupa laporan penelitian, skripsi, tesis, disertasi, tugas akhir maupun bentuk karya ilmiah lainnya. Institutional repository dapat pula dikatakan sebagai perpustakaan digital. Hal tersebut dikarenakan sistem repository menyimpan dan mengelola sumber-sumber informasi perpustakaan dalam format digital atau elektronik yang dihasilkan oleh suatu institusi perguruan tinggi. Institutional repository sebagai perpustakaan digital mempermudah pemustaka dalam mengakses dan proses temu balik informasi. Keberadaan repository perpustakaan perguruan tinggi sangat diperlukan dalam menghadapi keberanekaragaman sumber informasi yang dewasa ini tumbuh dengan masif. Akses informasi digital menjadi salah satu paradigma baru dalam pelayanan di perpustakaan perguruan tinggi. Kemudahan transfer informasi dari sumber informasi kepada pengguna informasi menjadi acuan kesuksesan paradigma pelayanan tersebut. Situasi ini menjadikan akses informasi digital semakin penting dalam pemenuhan kebutuhan informasi pemustaka, tanpa mengesampingkan akses informasi secara konvensional melalui buku tercetak di perpustakaan. Akses terhadap sumber daya informasi digital semakin mudah karena dapat diakses secara terbuka (open access), multiuser, unlimited access dan dapat diakses dari jarak jauh tanpa harus datang ke perpustakaan.
  1. One Click Service, yaitu inovasi layanan di Perpustakaan Unhan RI yang menyediakan seluruh akses link layanan perpustakaan, meliputi website Unhan RI, website perpustakaan, institutional repository, Online Public Access Catalogue (OPAC), WhatsApp perpustakaan, Instagram perpustakaanemail perpustakaan, YouTube perpustakaan, dan Virtual Library Tour. Inovasi layanan ini memudahkan pemustaka untuk mengakses informasi-informasi penting dari perpustakaan yang dilakukan secara online.
  1. Virtual Library Tour, yaitu inovasi layanan alternatif mengunjungi Perpustakaan Unhan RI yang dikembangkan sejak pandemi Covid 19. Virtual Library Tour dijadikan sebagai wahana atau media untuk mengunjungi Perpustakaan Unhan RI secara virtual, Virtual Library Tour juga dapat digunakan sebagai wahana wisata. Keberadaan menu Virtual Library Tour di Perpustakaan Unhan RI disajikan dengan memanfaatkan gambar 3 dimensi.
     
  1. Unsur Komponen Tenaga Perpustakaan. Beberapa upaya pengembangan tenaga Perpustakaan Unhan RI antara lain sebagai berikut:
  2. Personel Perpustakaan Unhan RI pada tahun 2020 berjumlah 10 orang. Sedangkan pada tahun 2022 bertembah 2 orang menjadi 12 orang. Hal ini dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan sumber daya manusia perpustakaan sesuai dengan Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional RI nomor 13 tahun 2017 tentang Standar Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi.
  3. Pengembangan kualitas sumber daya manusia perpustakaan melalui keikutsertaan dalam kegiatan kepustakawanan seperti pertemuan tahunan Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia Ke-13 Tahun 2022 di Solo, Rakornas Bidang Perpustakaan pada tahun 2021 dan 2022, serta acara pertemuan ilmiah lainnya baik yang diikuti secara daring dan luring.
     
  1. Unsur Komponen Penyelenggaraan dan Pengelolaan Perpustakaan.
     
  1. Kerjasama Perpustakaan. Pada tahun 2021-2022 UPT Perpustakaan Unhan RI menjalin kerjasama yang meliputi Forum Komunikasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN), Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), UPT Perpustakaan Universitas Riau, dan Penerbit Aksara Global Akademia.
  1. Pengabdian Masyarakat. Pada Tahun 2021-2022 UPT Perpustakaan Unhan RI melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SMA Negeri Cibinong, SMA Negeri 4 Cibinong, SMA Plus PGRI Cibinong, Yayasan SMA Caeli Citeureup Bogor, dan Museum Kebangkitan Nasional.
  1. Struktur Organisasi. Pergantian Kepala Perpustakaan Unhan RI yang semula dikepalai oleh Kolonel Chb (K) Dr. Sri Sundari, S.E., M.M., menjadi Kolonel Sus Drs. Ernes Dj. Fambrene, M.Han serta pergantian Kasubag TU dari PNS Heru Siswanto kepada PNS Wirawan.
     
  1. Unsur Komponen Penguat.

Beberapa perkembangan komponen penguat perpustakaan antara lain sebagai berikut:

  1. Inovasi/ kreativitas
  1. Virtual Library Tour.
  2. Pojok Pertahanan di Perpustakaan Unhan RI Kampus Satelit Jl. Salemba Raya No. 14 Jakarta Pusat, DKI Jakarta.
  1. Prestasi, Perpustakaan Unhan RI berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Pelaksana Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam dari Perpustakaan Nasional RI.
  1. Komitmen pimpinan dengan adanya dukungan dari pimpinan terkait dengan rencana pembangunan pojok layanan berbahasa asing di Perpustakaan Unhan RI.

Pada saat diskusi dan tanya jawab dengan pembahasan rekomendasi Perpustakaan Nasional RI.  Tim Surveilans, Drs. Tisyo Haryono., MLS menyampaikan beberapa hal setelah melaksanakan diskusi dan pengamatan langsung antara lain:

  1. Tim merasa bangga atas prestasi yang dicapai Perpustakaan Unhan RI, Pasca Akreditasi dengan nilai “A” sebagaimana sambutan yang disampaikan Kolonel Sus Drs. Ernes Dj. Fambrene., M.Han, tugas kami memonitoring agar tidak menurun dan bahkan meningkat prestasinya, seperti yang sudah tercatat sehingga dapat membantu untuk pencapaian dalam mempertahankan akreditasinya. Dan merupakan catatan penting bahwa Unhan RI tidak main-main terhadap kualitas. Mengawal sesuai dengan ketentuan.
  1. Tim Surveilans menanyakan rekomendasi Perpustakakan Unhan RI agar dapat melakukan peningkatkan komponen instrumen akreditasi, apakah sudah ditindaklanjuti atau belum yang menjadikan patokan dalam Surveilans. Dan setelah di dalami ternyata Perpustakaan Unhan RI telah menindaklanjuti peningkatkan komponen instrumen akreditasi.
  1. Merujuk hasil visitasi akreditasi perpustakaan, penilaian Tim Surveilans Perpusnas RI menyatakan “Persetujuan” untuk dijadikan bahan penilaian Perpustakaan Nasional RI, serta rekomendasi yang diberikan Perpustakaan Unhan RI, sudah dijalankan dan dalam posisi aman baik, dengan hasil yang diperoleh dari 6 komponen sebagai berikut: Komponen Koleksi, Komponen Sarana dan Prasarana, Komponen Layanan, Komponen Tenaga, Komponen Pengelolaan, dan Koponen Penguat.
  1. Memberikan masukan terkait penulisan buku agar di tempatkan secara porposional sesuai standard nasional bsn.go.id menjamin buku berkualitas.
  2. Katalog Induk bisa mengakses di akses nyambung dengan perpustakaan yang terpisah dan akses menyatu.
  1. Profesi sertifikasi pustakawan, agar harus bersertifikasi saat ini sedang dalam proses pendaftaran melalui online.

Selanjutnya Kepala UPT Perpustakaan Unhan RI menyampaikan beberapa hal setelah melaksanakan diskusi dengan Tim Surveilans Akreditasi antara lain:

  1. Perpustakaan Unhan RI telah menjawab beberapa pertanyaan mengenai perkembangan rekomendasi yang disampaikan oleh asesor akreditasi pada saat pelaksanaan akreditasi yang terdiri dari 6 pertanyaan. Pada pendalaman ternyata Perpustakaan Unhan RI telah menindaklanjuti peningkatkan komponen instrumen akreditasi. Hal ini mendapat respons positif dari Tim Surveilans Akreditasi.
  1. Perpustakaan Unhan RI memiliki koleksi khusus hasil karya Civitas Akademika Unhan RI, yang tidak dimiliki oleh perpustakaan lain yang tersimpan dalam lemari Display. Hal ini mendapat respons positif dari Tim Surveilans Akreditasi dan koleksi tersebut merupakan ciri khas tersendiri yang perlu dipertahankan dari perpustakaan Unhan RI.
  1. Dalam hal peningkatan bahan koleksi, perpustakaan Unhan RI sedang akan membuat pojok buku berkaitan bahan pertahanan yang terdiri dari buku dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU, yang memiliki ciri khas tersendiri Perpustakaan Unhan RI yang berbeda dengan perpustakaan lainnya.

Dari Kunjungan Tim Surveilans Perpustakaan Nasional Ke UPT Perpustakaan Unhan RI dapat menyimpulkan bahwa berdasarkan berita acara hasil Survailen Akreditasi Perpustakaan di Perpustakaan Unhan RI menyatakan sebagai berikut:

a.      Komponen Koleksi                              : Meningkat

b.      Komponen Sarana dan Prasarana         : Meningkat

c.       Komponen Layanan                           : Meningkat

d.      Komponen Tenaga                             : Meningkat

e.      Komponen Pengelolaan                      : Meningkat

f.       Koponen Penguat                              : Meningkat

 

Tim surveilans Akreditasi berharap kemajuan positif ini bisa dipertahankan oleh Perpustakaan Unhan RI sehingga dapat dijadikan percontohan bagi peprustakaan perguruan tinggi lainnya yang akan melakukan akreditasi.