PEMAHAMAN BELA NEGARA DAN PENANAMAN RASA CINTA TANAH AIR BAGI GENERASI MILENIAL INDONESIA

  09 September 2019 | 10:05:11   -   Post By : Admin Perpustakaan


Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan) ditetapkan melalui Surat Mendiknas Nomor 29/MPN/OT/2009 tanggal 6 Maret 2009 perihal Pendirian Unhan dan diresmikan pada 11 Maret 2009 di Istana Negara. Unhan merupakan sebuah lembaga pendidikan yang berfokus pada Ilmu Pertahanan yang dilihat dari sudut pandang militer, politik, ekonomi, sosial dan budaya. Unhan mempunyai 4 (empat) Fakultas dan 14 (empat belas) Program Studi yang terdiri dari Fakultas Strategi Pertahanan (Prodi Strategi Perang Semesta, Prodi Diplomasi Pertahanan dan Prodi Peperangan Asimetris); Fakultas Manajemen Pertahanan (Prodi Manajemen Pertahanan, Prodi Ekonomi Pertahanan dan Prodi Keamanan Energi); Fakultas Keamanan Nasional (Prodi Damai dan Resolusi Konflik, Prodi Manajemen Pertahanan dan Prodi Keamanan Maritim) dan Fakultas Teknologi (Prodi Industri Pertahanan, Prodi Teknologi Daya Gerak, Prodi Persenjataan dan Prodi Penginderaan).

 

Unhan memiliki visi “Pada tahun 2024 menjadi Universitas Pertahanan berstandar kelas dunia (world class defense university) dengan berbasis riset yang melestarikan nilai-nilai kebangsaan”. Visi tersebut menggambarkan secara tegas cita-cita Unhan untuk menjadi Universitas Pertahanan berstandar kelas dunia (world class defense university) dengan standar dan target waktu yang tegas. Usaha menuju world class defense university, cita tertinggi Unhan, hanya dapat dicapai dengan kerja cerdas dan kerja keras sivitas akademika Unhan.

 

Sedangkan misi Unhan adalah: (1) mendidik calon pimpinan militer dan sipil yang profesional, inovatif, serta memiliki nilai-nilai perjuangan dan kejuangan yang diperoleh secara empiris akademis melalui program pascasarjana; (2) mengembangkan ilmu pertahanan sebagai interdisipliner antar berbagai keilmuan guna meningkatkan menyelenggarakan sistem pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis    mutu; (4) menyelenggarakan manajemen dengan pendekatan partisipatif dan kolegial didukung            administrasi pendidikan tinggi berbasis mutu yang efisien dan ekuntabel; (5) melaksanakan kerja sama dengan berbagai instansi dan Perguruan Tinggi baik dalam negeri maupun luar negeri guna peningkatan dan pengembangan keilmuan untuk memperkuat pertahanan negara; (6) meingkatkan profesionalisme sumber daya manusia (Dosen dan tenaga kependidikan) budaya saing dalam bidang pertahanan dan bela negara; (7) mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan untuk mendukung pembelajaran inovatif dan modern

Kabupaten Bogor terletak di provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kabupaten Bogor berbatasan dengan Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Banten), Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi di utara; Kabupaten Karawang di timur, Kabupaten Cianjur 

Cianjur di tenggara, Kabupaten Sukabumi di selatan, serta Kabupaten Lebak (Banten) di barat. Kabupaten Bogor terdiri atas 40 kecamatan, yang dibagi atas sejumlah desa dan kelurahan. Pusat pemerintahan Kabupaten Bogor terletak di Kecamatan Cibinong, yang berada di sebelah utara Kota Bogor.

 

Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah ± 298.838,31 Ha. Secara geografis terletak di antara 6?18'0" – 6?47'10" Lintang Selatan dan 106?23'45" – 107?13'30" Bujur Timur, dengan tipe morfologi wilayah yang bervariasi, dari dataran yang relative rendah di bagian utara hingga dataran tinggi di bagian selatan, dataran rendah sekitar 29,28% berada pada ketinggian 15 – 100 meter di atas permukaan laut (dpl), merupakan kategori ekologi hilir. Dataran bergelombang sekitar 43,62% berada pada ketinggian 100 – 500 meter dpl, merupakan kategori ekologi tengah. Sekitar 19,53% daerah pegunungan berada pada ketinggian 500 - 1.000 meter dpl, merupakan kategori ekologi hulu. Daerah penggunungan tinggi sekitar 8,43% berada pada ketinggian 1.000 – 2.000 meter dpl, merupakan kategori ekologi hulu dan 0,22% berada pada ketinggian 2.000 – 2.500 meter dpl, merupakan kategori hulu.

 

Selain itu, kondisi morfologi Kabupaten Bogor sebagian besar berupa dataran tinggi, perbukitan dan pegunungan dengan batuan penyusunnya didominasi oleh hasil letusan gunung, yang terdiri dari andesit, tufa dan basalt. Gabungan batu tersebut termasuk dalam sifat jenis batuan relatif lulus air dimana kemampuannya meresapkan air hujan tergolong besar. Jenis pelapukan batuan.